SURAT PEMBACA: PLTN Buatan Manusia dan Tidak Sempurna

TAMPAKNYA pemerintah tetap ngotot akan mendirikan PLTN dengan segudang argumentasi. Antara lain Indonesia punya cadangan uranium yang melimpah dan baru akan habis ribuan tahun lagi. Katanya lagi, teknologi PLTN terakhir cukup canggih dan dijamin aman. Katanya lagi, buktinya banyak PLTN di dunia yang puluhan tahun aman-aman saja. Masih katanya lagi, lokasi di Indonesia dipilih yang paling aman, jauh dari tsunami, gempa ataupun bencana alam lainnya. Bahkan ada yang ekstrim, mengatakan mereka yang tidak setuju PLTN adalah orang yang tidak mengerti PLTN, tidak memahami ilmu nuklir, bodoh dan semacamnya.

Ada yang bangga bahwa cadangan uranium Indonesia cukup untuk 1.000 tahun (dan untuk mengekploitasi dan mengeksploitasi pasti melibatkan tenaga asing) Mereka lupa bahwa cadangan angin, panas bumi, sinar matahari, gelombang laut dan energi alam lainnya yang bisa dimanfaatkan sebagai tenaga listrik mampu bertahan hingga kiamat.

PLTN memang bisa aman, namun dengan asumsi A, asumsi B, asumsi C. Dengan syarat A, syarat B dan syarat C. Namun ilmu filsafat juga melihat sisi tidak aman, yaitu adanya faktor X yang tidak terjangkau oleh otak manusia.PLTN adalah ciptaan manusia. Ilmu dan teknologi terus berkembang. Artinya, ilmu dan teknologi nuklir merupakan ilmu dan teknologi yang kesempurnaannya bersifat sementara. Apakah ada jaminan akan aman hingga kiamat Qubro? Tidak ada. Oleh karena itu segi tidak aman merupakan probabilitas yang sangat memungkinkan. Faktor tidak aman nlainya tidak mungkon 0 (nol).

Dengan demikian sikap yang menganggap PLTN aman 100% sama saja menyetarakan PLTN dengan Tuhan yang sempurna 100%. Dengan demikian sikap mendewa-dewakan keamanan PLTN merupakan sikap syirik karena menuhankan PLTN di samping Tuhan.

Hariyanto Imadha

BSD Nusaloka Sektor XIV-5

Jl.Bintan 2 Blok S-1/11

Tangerang Selatan

 

.——————————————————————————————————

CATATAN:

-Terkirim ke 125 suratkabar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s