SEBENARNYA cukup banyak acara TV yang tidak mendidik. Mereka kurang memperhatikan dampak psikologisnya terhadap anak-anak. Mereka lupa bahwa anak-anak mempunyai perilaku suka meniru (imitation) terhadap perilaku orang lain yang mungkin dianggapnya tanpa pertimbangan itu baik atau tidak baik untuk ditiru.
Di antaranya adalah acara Opera van Java (OVJ) dan Bukan Empat Mata (BEM) yang kebtulan keduanya ditayangkan di Trans7. Pada OVJ, adegan memoleskan tepung atau melemparkan tepung ke muka ke pemain lainnya merupakan adegan yang ternyata sangat mudah dicontoh anak-anak. Bisa dibayangkan apa jadinya kalau tepung itu masuk ke mata. Lebih parah lagi kalau yang dilemparkan itu bukan tepung tetapi pasir. Adegan OVJ seperti itu berlangsung terus tanpa memperhitungkan dampaknya terhadap perilaku anak-anak kecil.
Demikian juga adegan dalam BEM. hampir tiap saat Tukul Arwana selalu menunjukkan adegan seolah-olah meludahi orang lain. hal ini ternyata juga sangat mudah dicontoh anak-anak kecil. bahkan saya melihat sendiri anak-anak kecil bermain saling meludahi. dan ternyata, mereka meniru apa yang diperankan oleh Tukul Arwana.
Oleh kartena itu saya mengimbau agar tim kreatif juga memberikan masukan-masukan yang bersifat memberikan adegan-adegan yang bernilai edukatif, terutama bagi anak-anak kecil. Sekaligus saya mengimbau agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tidak menutup mata dan bersikap pasif terhadap adegan-adegan yang tidak mendidik tersebut.
Hariyanto Imadha
BSD Nusaloka Sektor XIV-5
Jl.Bintan 2 Blok S-1/11
Tangerang Selatan
.——————————————————————————————————
Catatan:
-Terkirim ke 150 surat kabar
-Sumber foto: oktavita.com












