SURAT PEMBACA:Pancasila Harus Dimulai dari Para Pemimpin dan Wakil Rakyat

BARU saja presiden, beberapa mantan presiden, para pejabat dan para wakil rakyat memperingati Hari lahir Pancasila pada 1 Juni yang baru lalu. Tentu saja memperinghati Pancasila tidak cukup dengan berpidato, membaca puisi, menari ataupun bernyanyi.

Soal pengamalan Pancasila, masyarakat Indonesia yang paternalistis membutuhkan teladan dari para pemimpin bangsa. Para pemimpin harus berperilaku sesuai dengan sila-sila yang ada pada Pancasila. Jangan sampai bicara persatuan Indonesia kalau para politisi masih saling berseteru. Bersalaman dengan presiden tidak mau. Sebaliknyha, presiden tidak mau bersalaman dengan mantan presiden. Benar-benar tidak mencerminkan sila persatuan Indonesia.

Oleh karena itu, para pemimpin harus benar-benar membuktikan ke-Pancasilaannya. Antara lain, tidak mempersulit berdirinya tempat peribadatan karena tidak sesuai dengan sila pertama. Menindak tegas para pelaku anarkis karena tidak sesuai dengan sila kedua. Mencegah timbulnya tawuran antarpelajar,antarmahasiswa dan antarwarga karena tidak sesuai dengan sila ketiga. Menyelesaikan masalah bangsa dan negara melalui mekanisme musyawarah untuk mufakat sesuai sila keempat. Dan memperhatikan kesejahteraan rakyat, keadilan hukum , terutama rakyat miskin sesuai dengan sila kelima. Praktek KKN, mafia hukum, mafia pajak, menutupi kasus-kasus besar,neolib dan menghamburkan uang rakyat, jelas bertentangan dengan Pancasila.

Meskipun demikian, pengamalan Pancasila yang terbaik harus dimulai dari diri sendiri.

Sumber foto: pemilu09.blogdetik.com

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

Catatan:

-Terkirim ke 200 surat kabar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s